Halloween Costume ideas 2015
Articles by "Viral"

Semakin hari, para penjahat semakin akil saja dalam melaksanakan agresi kejahatannya. Modus-modus gres kerap sekali termunculan ibarat yang terjadi ketika ini. Para Begal kini memakai perempuan berparas bagus untuk mengintai lelaki hidung belang yang akan dijadikan sebagai korban.
 para penjahat semakin akil saja dalam melaksanakan agresi kejahatannya Tak Disangka, Wanita Cantik Ini Adalah Seorang...
Seperti yang gres saja terjadi di Cikarang Utara, perempuan bagus ini gres saja berumur 18 tahun, namun tak disangka, dibalik keluguan dan paras cantiknya, N Alias Lena ternyata bengis dijalanan. Bersama pacarnya dan ketiga rekannya, gadis yang berasal dari Kabupaten Indramayu ini menjebak dan tidak segan untuk melukai korbannya demi merampas motor si korban.

Namun, agresi persekutuan begal tersebut harus berakhir sesudah anggota kepolisian berhasil membengkuk mereka pada Selasa (19/07/2016) dinihari sekitar pukul 02.20 WIB.

Kapolresta Bekasi, Kombespol M. Awal Chairuddin SIK mengatakan, N merupakan pengalih perhatian ketika pacar dan ketiga rekannya berinisial A (22), D (20), S (23) dan Z (20) melancarkan aksinya. Korban diinvite melalui BBM, kemudian digoda dan diajak bertemu di suatu tempat. Ketika korban lengah, eksklusif disikat dan sepeda motornya dilarikan, ibarat masalah yang terjadi di Jl. Raya Daha arah Kantor BPN Lippo Cikarang, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan pada Senin (18/07) malam sekitar pukul 22.15 WIB.


“Dengan daya tarik perempuan ibarat ini termasuk pencurian dengan kekerasan modus gres di Kabupaten Bekasi. Termasuk mengelabui. Orang kan beranggapan kalau perempuan gak mungkin terlibat dalam tindakan kejahatan, orang hampir rata-rata beranggapan ibarat itu. Kaprikornus masyarakat harus berhati-hati,” kata Awal, Selasa (19/07).

Sementara itu pelaku N mengelak jikalau agresi ini telah direncanakan. “Saya hanya mau menemui korban, sebab beliau ngajak ketemuan aja. Saya dianter D, pacar saya,” kata N.

Ia mengaku jikalau selama berkomunikasi dengan korban melalui BBM, beberapa kali diajak berafiliasi intim oleh korban sehingga menciptakan D kesal dan tetapkan untuk memukuli korban. “Kalau yang ngambil motor itu sobat pacar saya dan saya tak kenal,” kata dia. (Ds)


Polisi Sektor Bukit Raya menggelar rekonstruksi insiden penganiayaan yang dilakukan Raju Andrian (20) yang menyebabkan Roby Dzaki Setiyawan (19) tewas ketika hendak dilarikan ke rumah sakit. Rekonstruksi insiden dilakukan Senin (16/11) di tempat Simpang Tiga, Pekanbaru, tepatnya di Gapura Bandara Sultan Syarif Kasim II. Kejadian penganiayaan tersebut terjadi 10 September lalu, dimana korban Roby mencoba melaksanakan pembegalan dengan rekannya Khairul kepada Raju dan Yuli.
 Polisi Sektor Bukit Raya menggelar rekonstruksi insiden penganiayaan yang dilakukan Raju Kaprikornus Korban Begal, Pria Ini Justru Masuk Penjara
Gelar rekonstruksi yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB itu, dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri Pekanbaru, kuasa aturan Raju, kuasa aturan Roby, pihak keluarga Roby. Khairul dan Yuli sebagai saksi  atas perkara penganiayaan tersebut. Kepala Unit Reskrim Polsek Bukit Raya Ipda M Bahari Abdi, ketika dikonfirmasi mengatakan, sesudah dilakukan rekonstruksi, Raju memerankan 35 adegan dimulai ketika dirinya bersama sobat wanitanya Yuli sedang berduaan di Gapura Bandara Sultan Syarief Kasim II yang kemudian didatangi oleh Roby dan rekannya Khairul.

"Tadi ada 35 adegan yang diperankan oleh Raju, mulai dari ketika dirinya bersama dengan sobat wanitanya Yuli duduk berdua di gapura bandara, kemudian kemudian didatangi oleh Roby dan Khairul yang bermaksud membegal Raju, dan jadinya justru menyebabkan Roby yang tewas," terang Abdi.

Berdasarkan 35 adegan yang diperagakan tersebut, adegan yang pertama sampai adegan yang ke-23 terlihat bagaimana Roby tiba menghampiri Raju dan kemudian menjalankan aksinya dengan berpura-pura menjadi polisi untuk menggerebek Raju bersama Yuli yang lagi pacaran. Lalu Roby menarik paksa Yuli, hal ini eksklusif saja menciptakan Raju emosi sehingga terjadi perkelahian antara Roby dan Raju.


Setelah saling tarik-tarikan tangan Yuli, Raju eksklusif melepaskan tangan Yuli dan kemudian Roby segera merangkul Raju sambil mengeluarkan pisau dari saku belakangnya. Saat itu, Raju mencoba untuk bernegosiasi dengan Roby, namun Roby tidak memperdulikannya. Melihat Roby yang lengah, Raju eksklusif merampas pisau dari tangan Roby sehingga menciptakan Roby dan Raju jatuh di aspal.

Pada adegan 24 sampai 30 dijelaskan bagaimana Raju dan Roby terlibat perkelahian. Bermaksud membela dirinya, sesudah berhasil merampas pisau yang ada di tangan Roby, dengan membabi buta Raju menghujamkan pisau ke badan Roby. Saat itu Khairul mencoba menolong Roby dengan menendang badan Raju, kemudian Yuli tiba menarik baju Khairul guna menghalangi aksinya.

Melihat Roby dihujani pisau, Khairul kemudian segera menyalakan sepeda motor Honda Scoopy warna biru miliknya dan eksklusif membawa lari Roby yang sudah tidak berdaya ke Rumah Sakit Mesra, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar untuk mendapat sumbangan medis. Namun, nyawa Roby tidak sanggup tertolong sampai jadinya meregang nyawa di rumah sakit sesudah mendapat puluhan luka tusuk di sekujur tubuhnya.

Sebagai seorang tua, kita seharusnya mengasihi bawah umur kita. Namun sayangnya, kekerasan dalam rumah tangga masih sering terjadi. Baru-baru ini terjadi di Filipina. Pasangan suami istri yang tidak disebutkan namanya ini menghukum anak kandungnya dengan eksekusi yang tragis. 

 kekerasan dalam rumah tangga masih sering terjadi Parah, Orangtua ini Ikat Anak Sendiri Pakai Rantai Besi

Anak malang ini diperlakukan dengan cara yang kejam. Seperti yang dilansir dari mynewshub, orangtua anak itu terpaksa melaksanakan menghukum anaknya dengan cara tersebut karena anaknya telah mencuri. Hukuman yang diberikan pada anak ini diunggah oleh pengguna Facebook yang mengunggah foto-foto yang menawarkan anak tersebut dirantai.

Dalam foto tersebut tampak anak malang tersebut dirantai leher dan juga tangannya. Tampak anak itu tertunduk merasa aib untuk menampakkan wajahnya. Foto yang sudah tersebar itu mendapat reaksi yang cukup keras dari netizen yang menentang eksekusi yang diberikan kepada anak itu walaupun mencuri alasannya ialah dinilai tidak manusiawi.

Beberapa sempat mengomentari dan menyampaikan sebaiknya orangtua tidak menghukum anaknya dengan cara yang kejam menyerupai itu. Menurut sahabat-sahabat gimana?

Banyak sekali suka dan dukanya yang menghiasi kehidupan tukang Ojek Online. Mulai dari Cancel order, repeat order hingga order-order lain yang jauh dari kewajaran. Salah tukang ojek yang mengalami hal ini yakni laki-laki asal Bandung ini yang dirangkum oleh akun Twitter @BabangGojek yang dimentions @Dramauber_id.

Ceritanya pada malam minggu, tukang ojek ini menerima orderan Go-Mart ke toko K untuk membeli cemilan dan juga minuman masbodoh untuk diantarkan ke sebuah hotel di daerah Dago, Bandung. Setelah berbelanja sesuai yang dipesan, tukang ojek lalu pribadi menghubungi customernya untuk mengkonfirmasi atas barang belanjaan yang beliau sudah beli dari toko K, begini percakapannya.

Driver Ojek: Maaf pak, pesen gojek ya untuk belakna di toko K
Customer: Betul kang
Driver Ojek: Pesenannya sesuai aplikasi aja kan ya? dianter ke hotel B******
Customer: Iya kang pribadi aja ya ke kamar xx oia nitip DUREX ya sekalian. Makasih
Driver Ojek: Oke pak
Si Driver Ojekpun pribadi menuju hotel, sehabis menghubungi customer tadi, driver ojek online itu pribadi disuruh masuk ke kamar nomor xx menyerupai klarifikasi customernya. Tanpa menunggu lama, om-om lalu membuka pintu dan menanyakan berapa uang yang harus dibayar kepada driver tersebut. Driver Ojek Online itupun lantas menyebutkan sebesar Rp 70 ribu.
Tapi dikala om-om tersebut memperlihatkan uang sebesar Rp 100 ribu, driver ojek online itu menolak alasannya ia tidak mempunyai uang kembalian. Kemudian om-om tersebut memanggil seseorang di dalam kamar.
Customer: Sayang, kau ada uang Rp 20 ribu gak?
Kemudian seorang cewek manis jelita muncul dari dalam kamar dan ngasih uang Rp 20 ribu, driver Ojek Online itu pribadi melamun kaget alasannya dirinya merasa sangat familiar, dan benar dugaannya ternyata cewek manis yang bersama om-om itu ialah gebetannya! Sempat saling lihat dan diam-diaman, pandangan mereka berdua buyar dikala om-om disamping cewek itu memanggil driver Ojek Online tersebut.
Customer: Nih mas, (ngasih duit)
Driver: Diem membisu,
Customer: Mas?
Driver: Oh Iya om makasih
Driver Ojek Online itu pribadi saja pulang dengan kondisi lemes alasannya kaget melihat gebetannya dengan om-om di kamar hotel berduaan, keesokan harinya dikala driver itu mencoba untuk mengecek media umum cewek manis tersebut, ternyata dirinya sudah di unfriend. Yang sabar ya mas!, masih ada cewek yang lebih baik kok hehe.

Takut di massa, Pelaku penjambretan sandra ibu dan bayi dalam angkot, kemudian ditembak Polisi di Jalan Raden Intan, sempurna di depan Bioskop Buaran, Jakarta Timur (Jaktim), Minggu malam (9/4/2017).

Namun, secara dramatis polisi berhasil menyelamatkan ibu dan sang bayi, sesudah menembak penjambret tersebut.

 Pelaku penjambretan sandra ibu dan bayi dalam angkot Heboh, Detik-Detik Jambret Sandra Ibu dan Bayi Dalam Angkot Ditembak Polisi

Menurut keterangan saksi mata, Edi (25), penyanderaan terjadi dikala pelaku yang diduga kepergok sesudah menjambret dikejar warga. Tepat di depan bioskop Buaran, pelaku yang diperkirakan berumur 27 tahun tersebut pribadi masuk ke angkutan kota (angkot).

Saat dalam angkot, ada penumpang seorang perempuan dan anaknya yang berusia satu tahun. Pelaku, yang ketakutan pribadi menyanderan ibu tersebut dan mengancam melukai dengan pisau yang dibawanya.

"Dia lari dari arah Klender, tapi hingga di depan bioskop Buaran pribadi masuk ke dalam angkot. Pelaku pribadi nempelin pisau ke leher si ibu hingga berdarah dan menetes ke anaknya yang lagi digendong," katanya.

Masih kata Edi, seorang anggota polisi kemudian lintas yang sedang berjaga pribadi bernegosiasi. Bahkan polisi sempat meminta pelaku melepaskan sandera dan diganti oleh dirinya, namun ditolak. Pelaku hanya ingin bebas dan warga tidak lagi mengejarnya. "Dia minta kalau angkotnya jalan dan minta dibebasin," ujarnya.

Pelaku mengancam akan membunuh ibu dan anaknya yang disandera jikalau terus dikejar. Saat polisi kemudian lintas bernegosiasi dengan penyandera, tanpa disadari ada petugas polisi tak berseragam tiba dan menembak tangan penjambret.

"Saya juga ngak tahu, dari mana polisi yang tanpa seragan itu keluar. Waktu polantas lagi negosiasi, pelaku malah ngancem mau bunuh korban. Saat mau nacepin pisau, ada polisi tak berseragam pribadi nembak tangan pelaku," tukasnya.

Pelaku penyanderaan pun pribadi tersungkur. Sedangkan anggota polisi berseragam pribadi menyelamatkan korban yang disandera. Ibu yang disandera mengalami luka di leher dan mengeluarkan darah, sehingga pribadi dibawa ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Pelaku yang masih tersungkur bersimbah darah pribadi dievakuasi ke RS Bhayangkara, Kramat Jati, Jakarta Timur guna dilakukan identifikasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Pol Argo Yuwono menuturkan, identitas pelaku belum diketahui alasannya ialah masih menunggu hasil identifikasi. "Masih di identifikasi, anggota juga masih ada di lapangan dan RS kawasan korban dirawat," tegasnya.

Argo mengatakan, pihaknya masih melaksanakan investigasi saksi-saksi untuk mengetahui motif penyanderaan tersebut.  Dari keterangan sementara, pelaku merupakan jambret yang berusaha melarikan diri. "Sekarang masih dilakukan investigasi saksi-saksi di lapangan," pungkasnya.

Kamu niscaya pernah mendengar perkataan Jodoh ada di tangan Tuhan. Memang Jodoh itu tidak sanggup kita prediksikan, alasannya yakni insan hanya berencana saja sedangkan Tuhan yang menentukan. Terkadang jodoh itu datangnya cepat atau sanggup saja lambat, pada dikala kita sudah bau tanah jodoh gres saja datang. Itulah yang dialami pasangan ini. 

 Kamu niscaya pernah mendengar perkataan Jodoh ada di tangan Tuhan Kakek 70 Tahun Nikahi Gadis 25 Tahun, Maharnya bikin Melongo
Image: Fajaronline.com/JawaPos.com

Seperti yang dilansir dari plus.kapanlagi.com, Selasa (25/4/2017), Baru-baru ini dunia maya dihebohkan dengan cerita cinta unik beda usia yang terpaut jauh. Bila biasanya perempuan yang lebih suka dengan laki-laki berusia 7-8 tahun lebih tahu, perempuan ini justru mau menikah dengan laki-laki yang berusia hampir 50 tahun lebih bau tanah dari dirinya. 

Apa alasan perempuan ini menikahi suami yang berusia sama dengan kakeknya itu? Andi Fitri yakni gadis yang berasal dari Desa Tengnga-tengnga, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Gadis yang masih berusia 25 tahun tersebut dikabarkan menikah dengan seorang laki-laki berusia 70 tahun dengan mas kawin sejumlah Rp 1,4 Miliar ditambah rumah watu permanen, kendaraan beroda empat seharga Rp 450 juta, dan emas 100 gram. 

Saat dimintai keterangan, camat Bengo, Kabupaten Bone, Rahmatullah membantah kalau mahar yang diberikan oleh Tajuddin, kakek yang meminang Andi Fitri, mencapai nilai miliaran. "Nggak hingga segitu uang maharnya. Memang ada rumah dan kendaraan beroda empat tapi kalau uang panai (mahar) tidak segitu angkanya," terperinci Rahmatullah. Seperti yang dikutip dari Fajar.co.id.

Meskipun jumlahnya tidak hingga miliaran, diketahui bahwa Andi Fitri diperistri dengan uang doi menre (penaik) sebesar Rp 150 juta. Jumlah uang sebesar itu dan ditambah lagi formasi mahar yang disebutkan di atas tentulah sangat besar untuk kembang desa yang masih kuliah di Kota Makassar ini. 

Pasangan beda usia ini menikah pada Sabtu (22/4/2017). Netizen pun turut mengomentari cerita cinta sang kakek, ada yang menyampaikan kalau Andi Fitri hanya menginginkan harta sang kakek saja. Adapula yang menyampaikan kalau ia memang menyayangi sang kakek dan bukan alasannya yakni hartanya saja. Namun yang pasti, kita semua berdoa semoga pasangan ini langgeng.

Pages

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget